Lica, seorang anak istimewa dengan disleksia, harus mengalahkan rasa takutnya saat diminta berbicara tentang kebaikan Tuhan di depan kelas. Berkat dukungan hangat dari gurunya, ia berhasil menyuarakan isi hatinya dan mengajarkan bahwa kebaikan Tuhan selalu hadir secara nyata melalui kasih sayang orang-orang di sekitar kita.
